Search in:

Pelepasan PKL Mahasiswi Gizi Unida

Mahasiswi prodi gizi Unida sudah bersiap kembali ke kampus, namun berbeda dengan mereka yang berada di semester 7. Setelah KKN, libur sejenak, mereka harus keluar dari kampus untuk melaksanakan salah satu program yang telah tertulis dalam kurikulum.

Senin, 24 Juni 2019 mereka bersiap untuk melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) gizi masyarakat di beberapa puskesmas di Kabupaten Ngawi. Pemberangkatan diawali dengan pelepasan oleh Ustadz Nurhadi Ihsan di Aula Unida. Beliau berpesan bahwa PKL ini bukan hanya mencari ilmu, namun juga ada visi dakwah. Menjaga adab dan ibadah sangat penting saat berada di tengah-tengah masyarakat umum.

Setelah pelepasan, mahasiswa bersiap memasuki empat mobil yang telah diberi tulisan kecamatan yang dituju bersama dosen pendamping. Kecamatan Pitu dengan Ustadzah Amilia Yuni, Kecamatan Teguhan bersama Ustadzah Dianti dan Ustadzah Kartika, Kecamatan Paron bersama Ustadzah Susi dan Ustadzah Hafi, dan Kecamatan Kwedangan bersama Ustadzah Fatimah dan Ustadzah Fitri. Mobil yang membawa mahasiswa dan dosen berangkat menuju gedung IBI (Ikatan Bidan Indonesia) cabang Ngawi. Di tempat itu terajadi serah terima antara dosen dengan pihak Dinkes Ngawi untuk membimbing mahasiswa Unida selama PKL berlangsung.

Setelah selesai acara di IBI, mahasiswa bersama dengan masing-masing dosen pendamping berangkat ke puskesmas tujuan. Di masing-masing puskesmas, dosen menitipkan mahasiswa pada CI dan kepala puskesmas untuk diarahkan dan dibimbing selama PKL berjalan. Selanjutnya mahasiswa mulai bekerja dan para dosen kembali ke kampus.

Selamat menjalankan tugas PKL. Semoga ilmu yang didapatkan selama di pondok dan kampus bisa bermanfaat untuk masyarakat. Selain itu juga bisa menyerap ilmu baru dari kerja lapangan yang akan memperkaya keilmuan mahasiswa.

10 thoughts on “Pelepasan PKL Mahasiswi Gizi Unida

ig

It’s nearly impossible to find knowledgeable people about this topic, but you
seem like you know what you’re talking about! Thanks

Reply
특별 경제 구역

Kendal Industrial Park (KIP) is the largest industrial township development in Central Java with a total development size of 2,200 hectares. KIP is also a joint venture between two industrial developers in South East Asia naming Sembcorp Development Ltd and PT Jababeka Tbk.

This project is highly supported by Indonesia’s and Singapore’s governments it was officially open on 16th November 2016 was officiated by President Jokowi and PM Lee Hsien Loong. To date, KIP has successfully attracted over 61 tenants from different industries such as food, furniture, stationery, building materials, warehousing, and so on.

The 1st phase of KIP developments will include a golf course, town center, shopping district, marina city, food city, fashion hub, furniture hub, high-rise residential developments, luxurious bungalows, and industrial clusters. This development is the first of its kind in Central Java and even Indonesia, ambitiously expanding and developing rapidly. KIP will be an operating ecosystem for many industrial clusters and a self-sustaining economic system.

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *