Search in:

SEGELAS SEMANGAT DI KULIAH PERDANA

Selasa, 26 November 2019. Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) khususnya Kampus di Mantingan, Ngawi, Jawa Timur menyelenggarakan kuliah perdana yang sudah rutin dilaksanakan setiap memasuki semester baru. Pemateri kegiatan ini merupakan dara cantik dari Madiun. Ustazdah Dini begitu mahasiswa memanggil beliau. Gaya khas disertai humor beliau yang ciamik membuat sebagian besar mahasiswi memasang telinga dengan benar. UNIDA memiliki cita-cita menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional, UNIDA sudah mulai berbenah, meningkat semua aspek penunjang baik dari segi kualitas fasilitas pengajaran, kurikulum, dan sebagainya tetapi tidak akan sampai tujuan tersebut bila mahasiswa UNIDA belum memiliki kualitas mental terstandar internasioanl. Iya, menjadi mahasiswa yang ekselen dan bertaraf internasional adalah salah satu goal yang diinginkan.

Ustadzah Dini tidak segan menyampaikan ilmu-ilmu luar biasa untuk memotivasi kembali mahasantri ini. Apa saja sih tips yang diberikan oleh ustadzah Dini? Confident and Courage. Modal mendasar yang diperlukan mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang ekselen tidak harus bisa pergi ke luar negri, tidak harus mengikuti berbagai konferensi atau student exchange, dari rumah dari kampus sendiripun bisa dimulai yaitu menjadi pribadi yang percaya diri serta memiliki keberanian untuk meningkatkan kapabilitas diri. Seringkali mahasiswa mengikuti kuliah tanpa ada tujuan, paling hobi mendengarkan kuliah sebagai dongeng pengantar tidur. Sehingga kelas hanya menjadi pengganti kasur empuk di hujroh. Jika demikian, mulai sekarang ubah kebiasaan buruk tersebut. Selain itu, masihkah ada mahasiswa yang sering meminjam catatan teman? Sebaiknya dari sekarang perkecil kegiatan ini. Bukan, bukan berarti tidak boleh tapi usahakan untuk mencatat sendiri sedetail mungkin materi yang disampaikan. Kemudian, mahasiswa ada yang memperhatikan, diam dikelas tetapi ketika ditanya materi lebih lanjut juga diam, tidak bisa menjawab. Lalu ada dimana pikiran ketika raga di kelas? Jawab saja sebisanya itu lebih baik daripada diam karena dapat menjadi salah satu dorongan mental untuk berusaha lebih lagi.

Salah satu fasilitas yang diberikan UNIDA untuk menjadi kampus mendunia adalah mewajibkan skripsi mahasiswa dalam bahasa arab dan bahasa inggris. Mahasiswa dituntut untuk mampu menggunakan bahasa tersebut agar mahasiswa mampu berkomunikasi dengan baik, tidak minder ketika berperan di kancah Internasional. Jadi, mahasiswa harus percaya diri mumpung ada di rumah sendiri. Daya saing global masyarakat Indonesia menduduki peringkat ke 50 kata beliau. Kenapa? Masyarakat kita memiliki sudah menggunakan teknologi tetapi sebagian besar digunakan untuk hal hal yang kurang bermanfaat seperti bermain di sosial media (upload foto, mengomentari suatu postingan atau bahkan hanya scrolling tanpa tujuan). Begitu juga pengetahuan, berapa banyak orang di Indonesia yang sanggup menghabiskan satu buku dalam seminggu? Berapa banyak buku yang dibaca dalam setahun?

Set the target adalah tips kedua. Mahasiswa perlu membuat tujuan satu semester ini mau membuat apa, apa yang ingin dicapai dari satu semester ini? Contoh : mengharamkan ada nilai C di transkrip.  Ustadzah Dini juga membagikan pengalaman bagaimana beliau menginginkan untuk emndapat IPK 3,88 sampai ditulis di kertas dan ditempel di dinding kamar kos. Konsisten dengan mimpi dan azam beliau tersebut qodarulloh, IPK itupun yang melekat di transkrip Ijazah Ustadzah dini. Beliau mengatakan bahwa ketika niat sudah ada, Allah lillah insya Allah semesta pun akan ikut membantu. Selain menuntut ilmu, amalkan juga ilmu yang diperoleh ke masyarakat dengan cara yang baik supaya melekat lebih dalam. Disiplin. Paksa diri untuk menjalankan target yang diinginkan. Berat. Iya, awalnya, tetapi lambat laun bisa menjadi kebiasaan. Salah satu yang paling mudah adalah tidak mengcopy paste tugas dari teman, mengerjakan tugas dengan disiplin bukan sistem kebut semalam. Supaya perjuangan yang diusahakan benar benar lillah.

Knowing yourself and set the target. Ustadzah yang berkecimpung di program studi Hubungan Internasional ini memberikan dua pertanyaan untuk tips keempat yaitu “Anugerah terbesar apa yang sudah Allah S.W.T berikan kepada saya?” dan “Apa yang bisa saya lakukan dengan anuegrah tersebut supaya mendata ridho Allah S.W.T?”.  Beliau juga menyampaikan nasehat di penghujung kuliah bahwa jangan sia-siakan siapapu, apapun kesempatan kecil yang Allah berikan, termasuk kuliah dan mendengarkan dosen. Bisa jadi dari kesempatan itu ada dorongan untuk tumbuh menjadi lebih baik. Wallohualam. Semoga Allah S.W.T senantiasa menjaga kita.

(Nabawiyah, 2019)

One thought on “SEGELAS SEMANGAT DI KULIAH PERDANA

ig

Nice blog! Is your theme custom made or did you download it from somewhere?
A design like yours with a few simple tweeks would really make
my blog stand out. Please let me know where you got your theme.
Bless you

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *