Search in:

MANFAAT DIET MEDITERANIA SELAMA MASA KEHAMILAN

Diet mediterania merupakan diet tradisional masyarakat eropa yang berada di wilayah mediterania. Karakteristik diet ini adalah tinggi minyak zaitun, buah, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan sereal, cukup ikan, dan daging unggas, rendah produk susu, daging merah, daging olahan dan makanan manis. Diet mediterania memiliki manfaat bagi kesehatan salah satunya yaitu kesehatan ibu hamil. Diet mediterania juga memiliki beberapa kandungan bioaktif yang terdiri dari lemak januh yang rendah, tinggi antioksidan, serat serta kandungan asam lemak tak jenuh ganda dan asam lemak jenuh tunggal terutama berasal dari minyak zaitun extra virgin (evoo) (MUFAs) dan minyak ikan (n-3 PUFA) serta kandungan zat gizi mikro.

Pedoman Umum Diet Mediterania

Kelompok Makanan Frekuensi Ukuran Penyajian (g, mL, rata-rata)
Whole Grains (Biji-bijian utuh) 1–2 porsi setiap kali makan utama (tiga kali makan) 30 g
Buah 1–2 porsi setiap kali makan utama (tiga kali makan) 100 g
Sayuran ≥ 2 porsi setiap kali makan utama (tiga kali makan) 100 g
Susu dan Prioduk susu       2-3 Sajian/hari Susu 50 ml Yogurt 50 ml Cheese 30 g
Minyak Zaitun *       3-4 Sajian/hari 10 g
Nuts      1-2 Sajian/hari    15 g
Ikan dan Seafood ≥ 2 Sajian/minggu 100 g
Daging Unggas 1-2 Sajian/minngu 100 g
Legume ≥ 2 Sajian/minggu 50 g kering – 100 g basah
Telur 2-4 Sajian/minngu 1 telur
Biji-bijian Olahan ≤ 3 Sajian/minggu 60 g
Kentang ≤ 3 Sajian/minggu 100 g
Daging merah ≤ 2 Sajian/minggu 100 g
Daging Olahan ≤ 1 Sajian/minggu 50 g
Makanan Manis ≤ 2 Sajian/minggu 25 g

 Sumber : (Alessandro, Lampignano et al 2019)

Menerapkan diet mediterania selama hamil dapat menjaga kesehatan ibu dan janin diantaranya yaitu kelahiran prematur, berat lahir rendah, obesitas, cacat kardiometabolik dan bawaan, diabetes gestasional dan pre-eklampsia, DNA metilasi, perkembangan janin (Amati, Hassounah dan Swaka, 2019). Bahan makanan yang direkomendasikan dalam diet mediterania kaya akan makanan fungsional  seperti antioksidan. dan zat gizi mikro dalam sayur dan buah. Kekurangan aktivitas antioksidan spesifik yang terkait dengan mikronutrien selenium, tembaga, seng, dan mangan dapat mengakibatkan hasil kehamilan yang buruk, termasuk pembatasan pertumbuhan janin , preeclampsia  dan peningkatan risiko penyakit terkait di masa dewasa, termasuk penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2 (A. C. Staff dan Pijnenborg, 2010); (A. Rumbold, L. Duley, C. A. Crowther, 2008).

Asupan vitamin dan mikronutrien yang tidak mencukupi dapat menyebabkan kompetisi biologis antara ibu dan konsepsi, yang dapat merusak status kesehatan keduanya. Strress oksidatif muncul selama masa kehamilan oleh karena itu di butuhkan benteng antioksidan untuk menjaga kesehatan sel dalam tubuh dari pengaruh radikal bebas yang ditimbulkan selama stress oksidatif berlangsung. Kekurangan gizi selama kehamilan terkait erat dengan mortalitas dan morbiditas pada bayi baru. lahir (Mistry dan Williams, 2011). Bahan makanan kaya antioksidan banyak ditemukan pada sayur dan buah.

Konsumsi asam lemak omega 3 memiliki manfaat selama masa kehamilan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Asam lemak omega 3 dan 6 diperlukan untuk pembentukan otak dan mata yang optimal dan juga berperan penting dalam tubuh sebagai prekusor zat sejenis hormon (Sharlin dan Edelstein, 2011). Sumber omega 3 paling banyak didapatkan dari produk ikan dan seafood atau juga dapat berupa kapsul minyak ikan. Selama kehamilan, kebutuhan omega-3 meningkat melebihi normal untuk mendukung pertumbuhan organ-organ vital pada janin (Coletta et al, 2010).

Peranan asam folat selama masa kehamilan sangat penting untuk digunakan dalam memproduksi neurotransmitter dan khususnya penting selama periode awal kehamilan karena memiliki peran yang esensial dalam sintesis DNA didalam sel (Sharlin dan Edelstein, 2011). Konsumsi asam folat harus diimbangi dengan konsumsi vitamin B, vitamin B dan folat akan bekerjasama dalam proses metabolimse satu karbon membentuk DNA pada bayi dalam pembetukan organ tubuh (Embarazo dan Fólico, 2017).

Masa kehamilan merupakan suatu masa yang disebut 1000 hari pertama kehidupan seorang manusia. Diet mediterania dapat menjadi alternatif dalam pengaturan pola makan sehari untuk menjaga kesehatan ibu dan janin demi mencetak generasi yang sehat, unggul dan cerdas. Pengaturan pola makan yang baik harus juga diimbangi dengan aktivitas fisik dan minum air putih sesuai kebutuhan. (Indahtul)

DAFTAR PUSTAKA

A. C. Staff, R. D. and Pijnenborg, R. (2010) ‘Learning From The Placenta: Acute Atherosis And Vascular Remodeling In Preeclampsia-Novel Aspects For Atherosclerosis And Future Cardiovascular Health’, Hypertension, 5(6), pp. 1026– 1034.

A. Rumbold, L. Duley, C. A. Crowther,  and R. R. H. (2008) ‘Antioxidants For Preventing Pre-Eclampsia’, Database of Systematic Reviews.

Alessandro, A. D., Lampignano, L. and Pergola, G. De (2019) ‘Mediterranean Diet Pyramid : A Proposal for Italian People . A Systematic Review of Prospective Studies to Derive Serving Sizes’, Nutrient MDPI, 11(1296).

Amati, F., Hassounah, S. and Swaka, A. (2019) ‘The Impact of Mediterranean Dietary Patterns During Pregnancy on Maternal and O ff spring Health’, Nutrient MDPI, 11.

Coletta, J. M., Bell, S. J. and Roman, A. S. (2010) ‘Omega-3 Fatty Acids and Pregnancy’, Reviews In Obstetrics & Gynecology 163, 3(4), pp. 163–171.

Embarazo, F. and Fólico, Á. (2017) ‘Folate And Pregnancy , Current Concepts . It Is Required Folic Acid Supplementation ?’, Revista Chilena De Pediatria, 88(2), pp. 199–205.

Mistry, H. D. and Williams, P. J. (2011) ‘The Importance of Antioxidant Micronutrients in Pregnancy’, Hindawi, 2011.

Sharlin, J. and Edelstein, S. (2011) Buku Ajar Gizi Dalam Daur Kehidupan. Yogyakarta: EGC.


One thought on “MANFAAT DIET MEDITERANIA SELAMA MASA KEHAMILAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *