Search in:

Pentingnya Membaca Label Makanan Kemasan

Di era modern ini, hampir semua orang pernah mengkonsumsi berbagai jenis makanan kemasan. Saat ini sudah semakin jarang orang menjual makanan dalam bentuk ecer. Selain lebih praktis, makan kemasan juga lebih awet. Namun masih banyak orang yang membeli tanpa memperhatikan apa yang tertera pada kemasan makanan.

Pada hari Ahad, 23 Februari 2020, salah seorang dosen prodi gizi beserta satu orang tendik berkesempatan berbagi tentang pentingnya membaca label di kemasan makanan pada penduduk Sambirejo dalam kajian selepas magrib. Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan tentang apa saja yang seharusnya dibaca dalam membeli makanan kemasan.

Masyarakat yang hadir mengakui telah biasa membaca tanggal kadaluarsa yang tertera dalam kemasan makanan. Hal ini terkait dengan kerusakan makan, dan kapan makanan harus dimakan sebelum terjadi kerusakan. Selain tanggal kadaluarsa, label halal juga harus diperhatikan baik pada makanan yang diproduksi di dalam negeri maupun dari manca negara. Saat ini produk makanan yang dijual di Indonesia harus menyertakan label halal yang sah. Namun memang masih ada produsen nakal yang menyertakan label halal tidak sah atau label yang dipalsukan. Salah satu cara memastikan label halal yang ada pada produk makanan adalah dengan memasukkan kode dibawah label pada web halalmui.org. Bila label yang tertera adalah label palsu, maka tidak akan ditemukan di laman web.

Selain label halal, masyarakat juga perlu melihat komposisi bahan pada setiap makanan. Apakah ada bahan makanan yang menjadi pantangan entah karena penyakit atau karena alergi. Pemberitahuan allergen pada bahan makanan yang beredar di Indonesia memang masih sangat sedikit. Maka perlu kewaspadaan dan pengenalan terhadap apa yang bisa dan tak bisa dimakan dari diri sendiri.

Informasi nilai gizi dan anjuran cara pemasakan merupakan hal lain yang harus diperhatikan. Bila ada dua produk yang sama, bisa saja kandungan nilai gizinya berbeda. Memilih makanan dengan kandungan gizi sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah salah satu cara bijak bagi kesehatan diri sendiri. Makanan yang lebih mahal belum tentu memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dibandingkan yang lebih murah. (Fikosa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *