Search in:

Halal Pork – Burger Dengan Daging Babi Tiruan, Halalkah?

Perusahaan makanan pensubstitusi daging asal California, Impossible Food, membuat inovasi daging tiruan berbahan nabati. Pada tahun 2016, Impossible Foods me-release produk burger yang menimbulkan kontroversi yaknI: “Halal pork”. Patties yang digunakan pada burger tersebut ber-ingredient NABATI dan memiliki rasa yang sama persis dengan “pork” – daging babi. Pihak perusahaan berupaya mendapatkan sertifikat halal maupun kosher untuk produknya.

Lalu, bagaimana hukumnya makanan yang meng-imitasi barang haram, yakni babi?

Inovasi ini dapat menjadi kesempatan bagi muslim yang mengikuti aturan pelarangan daging babi untuk dikonsumsi. Daging babi telah diketahui secara eksplisit dan jelas status haramnya. Untuk kasus patties burger ini, ditinjau dari komposisi bahan yang dipergunakan, patties tersebut dibuat dari konsentrat protein kedelai, isolat protein kedelai, pati, soy leghemoglobin, dekstrosa, garam, tokoferol (vitamin E),  sodium askorbat, niasin, thiamin, vitamin B1 , vitamin B6, dan riboflavin, dan vitamin B12. Tidak ada unsur haram yang dimasukkan ke dalam ingredient. Namun, ada salah satu kaidah fiqih halal-haram yakni terkait penamaan produk yang tidak dapat kita abaikan.

Segala peniruan/penyerupaan dengan barang haram, hukumnya haram. Al-washilatu ila haromin haromun. Allah telah menjadikan babi haram dalam syariat Islam.Produk yang mirip namanya dengan yang haram (tasyabbuh) tidak akan mendapat sertifikasi halal. Hal ini serupa dengan produk-produk berupa bir ataupun whiskey yang memberi label zero alcohol, juga esens perisa rum. Dengan demikian, burger sebagaimana demikian di atas menjadi sangat makruh dan haram untuk dikonsumsi. (AM, dari berbagai sumber).

Nur Aini ed NH

Baca juga tak kalah menarik Jenis-Jenis One Dish Meal Ala Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *