Search in:

Mengenal Perbedaan Jenis Kopi

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.  Sejarah kopi telah dicatat sejauh pada abad ke-9. Kopi Kopi memiliki nama latin Coffea sp. Buah kopi terdiri atas 4 bagian yaitu lapisan kulit luar (exocarp), daging buah (mesocarp), kulit tanduk (parchment), dan biji (endosperm Kulit buah kopi sangat tipis dan mengandung klorofil serta zat – zat warna lainnya. Daging buah terdiri dari 2 bagian yaitu bagian luar yang lebih tebal dan keras serta bagian dalam yang sifatnya seperti gel  atau lendir. Pada lapisan lender ini, terdapat sebesar 85% air dalam bentuk terikat, dan 15% bahan koloid yang tidak mengandung air. Bagian ini bersifat koloid hidrofilik yang terdiri dari ±80% pectin dan ±20% gula. Biji kopi mengandung protein, minyak aromatis, dan asam- asam organik.

Minuman kopi merupakan minuman yang sering ditemukan hampir setiap rumah. Saat ini minuman kopi menjadi munuman kekinian dengan berbagai jenis varian rasa kopi yang menyegarkan. Kopi dipasaran terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya yaitu kopi jenis robusta dan kopi jenis Arabica.

1.KOPI ARABIKA

Kopi arabika merupakan tipe kopi tradisional dengan cita rasa terbaik. Secara umum, kopi ini tumbuh di negara-negara beriklim tropisatau subtropics Ciri-ciri dari tanaman kopi arabika ini yaitu panjang cabang primernya rata-rata mencapai 123 cm, sedangkan ruas cabangnya pendek – pendek. Batangnya berkayu ,keras, dan tegak serta berwarna putih keabu-abuan.

Keunggulan dari kopi arabika  antara lain bijinya berukuran besar, beraroma harum, dan memiliki cita rasa yang baik. Tetapi tidak hanya keunggulan, kopi arabika juga memiliki kelemahan. Kelemahan kopi ini adalah rentan terhadap penyakit HV. Oleh karena itu, sejak muncul kopi robusta yang tahan terhadap penyakit HV, dominasi kopi arabika mulai tergantikan.

Secara umum, ciri-ciri kopi arabika yaitu sebagai berikut :

  • Beraroma wangi yang sedap menyerupai aroma perpaduan bunga dan buah
  • Terdapat cita rasa asam yang tidak terdapat pada kopi jenis robusta
  • Saat disesap di mulut akan terasa kental
  • Cita rasanya akan jauh lebih halus (mild) dari kopi robusta
  • Terkenal pahit

2. KOPI ROBUSTA

Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898 dan mulai masuk Indonesia pada tahun 1900. Kopi jenis ini merupakan keturunan dari beberapa spesies kopi, yakni Coffea canephora, Coffe quillou, dan Coffe Uganda.Kopi ini mengandung kafein dalam kadar yang jauh lebih banyak. Kopi robusta dapat ditumbuhkan dengan ketinggian 800 m di atas permuakaan laut.

Berikut keunggulan dari kopi robusta

  • Lebih resisten terhadap serangan hama dan penyakit (khususnya penyakit HV)
  • Mampu tumbuh dengan baik pada ketinggian tempat 400 – 700 m dpl (suhu 21 – 240 C)
  • Produksinya lebih tinggi dari kopi arabika

Secara umum, ciri – ciri dari kopi robusta adalah sebagai berikut :

  • Memiliki rasa yang menyerupai coklat
  • Aroma yang dihasilkan khas dan manis
  • Warna bijinya bervariasi, tergantung dari cara pengolahannya
  • Teksturnya lebih kasar dari kopi arabika

DAFATR PUSTAKA

Elizabeth Ruth. Simanjutak Violita. 2011. Artikel Ilmu Bahan Penyegar. Semarang. Universitas Diponegoro, Fakultas Kedokteran

Fatmawati Harnani. 2013. Pengetahuan Bahan Makanan 1.  Depok. Kementerian pendidikan dan kebudayaan, Derektorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

Indahtul M, ed NH

Artikel terkait : Pengaruh Kafein Kopi pada Kesehatan

One thought on “Mengenal Perbedaan Jenis Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *