Search in:

Masakan dan Hidangan Pada Zaman Nabi Muhammad SAW

Setiap masyarakat pasti memilliki masakan dan cita rasa yang unik pada kelompoknya masing-masing, bahkan setiap individu juga pasti memiliki tingkat kesukan tersendiri terhadap berbagai jenis makanan, begitu juga pada zaman Rasulullah SAW. Di Jazirah Arab yang merupakan tempat tinggal Nabi Muhammad SAW, masakan dibentuk menurut wilayah, iklim dan persepsi kehidupan sesuai kondisi zaman. 

Nah, berikut akan dijelaskan beberapa makanan dan masakan yang dimasak dan dihidangkan pada zaman Rasulullah SAW, dan beberapa makanan yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW 1.

1.Daging

Pada zaman Nabi Muhammad daging yang dikonsumsi berasal dari unta, domba, kambing dan sapi,  namun yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Arab adalah daging Unta. Selain itu terdapat pula daging kelinci, ayam, bustard dan ikan. Ikan sangat jarang dikonsumsi oleh masyarakat. Bagian dari daging yang disukai oleh Rasulullah SAW adalah kaki depan domba dan beliau mengonsumsinya dengan menggunakan tangan. Ternyata selain daging, bagian lain yang dikonsumsi adalah jeroan, hati dan otak.  Salah satu favorit Nabi Muhammad SAW adalah hati domba dan hati domba dan juga otak hewan yang telah dimasak. Selain itu Nabi Muhammad juga menyukai daging unta goreng, dan terkadang potongan daging dimasak dalam api asap.

Tirit

Diantara hidangan daging, masakan yang disukai oleh Nabi Muhamamd SAW adalah tirit, yaitu hidangan dengan roti yang diisi kaldu dan terkadang terdapat daging besar di dalamnya. Ketika Nabi Muhammad SAW hijrah, beliau mengonsumsi hidangan yang dagingnya disimpan di dalam cuka. Daging yang direndam dengan garam, cuka dan rempah-rempah merupakan metode untuk mengawetkan daging

2.Sayuran

Sayuran yang biasa ditempatkan di atas meja nabi Muhammad adalah zucchii, bawang bombay, lobak, bawang putih, daun bawang, jamur dan lobak. Pernah suatu ketika seorang penjahit menyiapkan hidangan daging dan zuchini, dan Nabi Muhammad lebih memilih untuk mengonsumsi zuchini dari kedua hidangan tersebut. Hidangan yang disukai oleh umat Islam dari Madinah adalah hidangan yang disipkan dengan chard dan barley. Bawang bombay, bawang putih dan daun bawang sering dikonsumsi dalam keadaan mentah.

 3.Roti

Roti yang terbuat dari barley lebih sering dikonsumsi, karena gandum merupakan biji bijian yang mahal dan tidak semua orang mampu membelinya. Abu Hurairah ra melaporkan bahwa roti yang disajikan pada meja nabi Muhammad bukanlah roti yang terbuat dari gandum.

4.Soup

Sup yang sering dihidangkan adalah Cashīsha, Hazīra, Harīsa, dan sup barley dengan lobak sering dikonsumsi. Cashīsha terdiri dari biji-bijian yang digiling dengan daging atau kurma. Hazira dimasak dengan menambahkan tepung halus ke dalam air. Harīsa dikenal sebagai sup tepung dengan minyak dan daging. Terkadang tepung yang digunakan digoreng terlebih dahulu dan ditambahkan air atau susu untuk disajikan menjadi bubur. Jenis sup ini disebut sawq.

5.Gula dan Desert

Gula yang dikonsumsi berasal dari tebu. Selain itu ada pula gula yang bernama manna yang merupakan sekresi dari pohon. Desert yang disukai oleh Nabi Muhammad SAW dibuat dengan mencampurkan kurma kering dengan susu. Selain itu, terdapat desert yang dibuat berasal dari tepung, minyak dan madu yang kadang juga ditambahkan kurma di dalamnya, makanan ini disebut fallūzaj.

6.Buah-buahan

Kurma merupakan buah yang paling banyak dikonsumsi. Selain itu buah yang dikonsumsi adalah semangka, melon, anggur, quince, persik, delima, dan murbei. Nabi Muhammad SAW menetralkan rasa manis kurma dengan mengonsumsi ketimun.

Baca juga MANFAAT KURMA BAGI IBU MENYUSUI

“Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ra’du: 4).

7.Telur dan Produk Susu

Nabi Muhammad pernah mengonsumsi telur burung unta. Selain itu telur ayam juga merupakan bahan makanan yang penting dikonsumsi. Ketika Nabi Muhammad SAW di Madinah, beliau pernah mengonsumsi makanan sejenis keju yang difermentasi dan beliau menyukainya. Susu yang sering dikonsumsi adalah susu unta, domba dan kambing dan dikonsumsi mentah. Pada saat musim panas, ketika susu menjadi langka terkadang susu di tambahkan dengan air. 

Sumber

1.Akgun SD, Özturk L. Cuisine and Dishes in Use During the Prophet Muhammed Era. European Journal of Interdisciplinary Studies. 2017;9(1):81. doi:10.26417/ejis.v9i1.p81-85.

Lulu’ Luthfiya, MPH ed NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *