Search in:

Albumin Komponen Penting dalam Tubuh

Albumin dikenal sebagai protein plasma kecil yang di produksi di hepar yang berfungsi untuk menahan volume intravaskular.  Nilai normal albumin dalam tubuh manusia berkisar dari 3,5-5,5 mg/dl. Kekurangan albumin (hipoalbuminemia) memiliki dampak bagi tubuh  diantaranya yaitu edema. Terjadinya edema disebabkan karena gerakan air yang keluar dari ruang vaskular dan masuk ke ruang interstisial. Adapun faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan albumin serum adalah

1. Penurunan asupan protein: sebagai contoh malnutrisi protein

2. Penurunan sintesis hepatik: sebagai contoh sirosis

3. Kehilangan urin abnormal : sebagai contoh sindrom nefrotik

Yuk kita kupas lebih dalam manfaat albumin bagi tubuh dalam uraian dibawah ini

1. Sebagai Antiinflamasi

Inflamasi diartikan sebagai respon kekebalan tubuh terhadap trauma, infeksi dan paparan zat kimia dan panas  yang membahayakan tubuh. Albumin bekerja dengan menghambat pembentukan sitokin proinflamasi yaitu  TNF-α dan IFN-γ.

2. Mempertahankan Tekanan Osmotik Plasma

Albumin merupakan protein plasma yang paling banyak dengan berat molekul yang paling rendah. Tekanan osmotik koloid dn pengaturan pergerakan air jaringan yang melewati dinding kapiler diatur oleh keberadaan albumin. Pergerakan cairan antara vascular dan rongga interstisial terutama diatur oleh tekanan hidrostatik pembulh darah dan tekanan osmotic koloid yang dihasilkan oleh protein-protein plasma.

3. Sebagai Cadangan Asam Amino Untuk Protein Jaringan

Albumin berfungsi sebagai cadangan asam amino untuk  protein jaringan dan nilai kadar albumin dapat turun karena hambatan sintesa albumin, break down albumin yang berlebihan akibat penyakit, dan peningkatan konsentrasi globulin.

Nilai Normal Albumin

Wanita3,5-5 gr/dl
Laki-laki3,8-5,1 gr/dl
Anak-anak4-5,8 gr/dl
Bayi4,4-5,4 gr/dl
Bayi baru lahir2,9-5,4 gr/dl
Sumber  : (Sutedjo, 2009)

Albumin disentesa dalam hati dengan jumlah sekitar 13,6 gram per hari, dengan waktu paruh 14-2- hari. Albumin merupakan protein utama yang dibuat oleh sela hati sehingga kerusakan dari sel-sel hati akan mempengaruhi produksi albumin tersebut. Kadar albumin dalam tubuh dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu

  1. Asupan zat gizi
  2. Fungsi hati dan ginjal
  3. Penyakit yang menyertai

Penting bagi kita untuk menjaga kadar  albumin harus dalam jumlah normal untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh agar tidak mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh. Yuk Kita budayakan hidup sehat dengan selalu menerapkan pola diet gizi seimbang dan aktifitas fisik yang cukup.

Indahtul Mufidah ed NH

DAFTAR PUSTAKA

Kumar, V., Abbas, A. K., & Aster, J. C. (2019). Buku Ajar Patologi Robbins. (M. F. Ham & M. Saraswati, Eds.). Amsterdam: Elsevier Health Sciences.

Merthayasa, J. D., Devi Jayanti, P. D., Indarjulianto, S., Permana, R. H., Destinanda, N. L., & Wijayanti, A. D. (2019). Pengaruh Pemberian Serum Albumin Manusia terhadap Kadar Albumin dalam Darah pada Anjing dengan status Hipoalbuminemia. Jurnal Sain Veteriner, 37(1), 34.

Sutedjo. (2009). Pemeriksaan Laboratorium. Jakarta: EGC.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *