Search in:

Menu Diet Mediterania Ala Indonesia 2

Sebelumnya kita bahas Menu Diet Mediterania Ala Indonesia 1, yuk kita bahas selanjutnya menu diet mediterania ala Indonesia seperti:

1. GADO-GADO

Gado-gado hampir mirip dengan salad selain pecel. Secara etimologi, gado-gado adalah segala macam yang sifatnya merupakan adukan dari berbagai unsur. Sayuran rebus merupakan komponen yang digunakan dalam menu gado-gado. Terdapat juga beberapa komponen gado-gado yang tidak direbus seperti tomat, kubis dan mentimun.

Gado-gado menggunakan telur rebus dan kentang sebagai komponen pokoknya. Gado-gado juga dilengkapi dengan tahu dan tempe. Sayuran yang biasa digunakan diantaranya yaitu kecambah rebus, kol, timun, tomat, daun selada. Bumbu gado-gado hampir sama dengan pecel tetapi tidak memakai daun jeruk dan terasi. Bumbu saos kacang lebih baik untuk disangrai dan tidak digoreng. Selain sayuran gado-gado juga dilengkapi dengan protein nabati dan hewani seperti tempe, tahu dan telur.

Kandungan Gizi Gado-Gado Per 1 Porsi (241 g)

EnergiLemakKarbohidratProtein
318 Kal17,86 g26,28 g17,22 g
Sumber : (Fat Secret Indonesia, 2021)

2. PECEL

Makanan tradisional pecel merupakan makanan yang terdiri dari sayur yang direbus terdiri dari kacang panjang, taoge, mentimun, daun kemangi, bayam atau jenis sayuran hijau lainnya. Bumbu yang khas dari pecel yaitu bumbu sambal kacang yang terdiri dari campuran kencur, gula merah, garam, cabai, daun jeruk purut dan kacang tanah sangrai, kemudian selanjutnya bahan-bahan tersebut dicampur, ditumbuk atau diulek.

Kacang tanah juga dapat diganti menggunakan kacang mete untuk mengurangi kandungan lemak pada kacang tanah. Karakteristik pecel di beberapa daerah di Indonesia, pecel dapat terdiri dari bermacam-macam sayuran dan biasanya ditambahkan dengan bahan tertentu, misalnya di wilayah Banyumas, pecel ditambahkan dengan bahan makanan yang berbau merangsang seperti biji lamtoro dan irisan bunga kecombrang yang telah dikukus.

Kandungan Gizi Pecel Per 100 g

EnergiLemakKarbohidratProtein
463 Kal30,38 g40,04 g15,63 g
Sumber :(Fat Secret Indonesia, 2021)

3. URAP

Urap merupakan hidangan mirip salad dari campuran beberapa sayuran yang direbus yang kemudian dicampur kelapa parut. Sayuran yang lazim digunakan sebagai bahan urap antara lain; bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya muda, kacang panjang, taoge, dan kubis. Kelapa parut dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, dan cabai merah yang dihaluskan, air asam jawa, kencur, garam, dan gula jawa. Campuran antara kelapa parut dan sayuran rebus dapat membuat perpaduan cita rasa yang khas.

Kandungan Gizi Urap Per 100 g

EnergiLemakKarbohidratProtein
112 Kal7,65 g10,89 g2,32 g
Sumber : (Fat Secret Indonesia, 2021)

4. KAREDOK

Karedok memiliki ciri khas berupa makanan dengan menggunakan bumbu kacang yang semua sayuranya mentah seperti ketimun, tauge, kol, kacang panjang dan daun kemangi.  Karedok satu dari beberapa jenis makanan khas jawa barat yang paling mendekati kesamaanya dengan salad yaitu sayuran yang digunakan sebagai bahan utama masih mentah. Bumbu kacang terdiri dari cabai merah, bawang putih, kencur, kacang tanah, air asam, gula jawa, garam dan terasi. Penyajian karedok yaitu sayuran mentah dipotong lalu dicampur langsung dengan bumbu kacangnya. Karedok dapat dinikmati dengan lontong atau nasi.

Kandungan Gizi Karedok Per 100 g

EnergiLemakKarbohidratProtein
125 Kal6,97 g10,24 g6,86 g
Sumber : (Fat Secret Indonesia, 2021)

Kini tidak perlu khawatir lagi bagi kamu pemilik lidah Indonesia yang tidak bisa lepas dari nuansa rasa Indonesia namun juga ingin menerapkan diet sehat, menu khas Indonesia di atas bisa jadi alternatif pilihan menu diet yang cukup sesuai dengan prinsip diet Mediterania.

DAFTAR PUSTAKA

Fat Secret Indonesia. (2021). Database makanan dan penghitung kalori.

Harmayani, E., Santoso, U., & Gardjito, M. (2017). Makanan tradisional Indonesia: seri 2. Gadjah Mada University Press.

Mancini, J. G., Filion, K. B., Atallah, R., & Eisenberg, M. J. (2016). Systematic Review of the Mediterranean Diet for Long-Term Weight Loss. American Journal of Medicine, 129(4), 407-415.e4. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2015.11.028

Indahtul Mufidah ed NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *