Search in:

Pusing dan Sakit Kepala, Apakah Berbeda?

Umumnya, seseorang merasakan sakit kepala dan pusing dalam waktu yang bersamaan. Pusing dan sakit kepala memang dapat membuat kepala terasa seperti berputar. Selain itu, gejala yang timbul juga dapat mirip satu dengan lainnya. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui perbedaan dari pusing dan sakit kepala.  

1. Pusing

Pengertian Pusing

Pusing adalah terjadinya rasa sakit pada bagian kepala yang dapat menimbulkan perasaan seperti berputar-putar dan mampu mengganggu keseimbangan tubuh. Pusing dapat digambarkan dengan sensasi yang dialami  seperti limbung, kehilangan keseimbangan atau seperti akan pingsan.

Penyebab Pusing

Penyebab pusing sulit ditemukan karena gejala yang tidak jelas akan tetapi faktor penyebab pusing adalah diantaranya: masalah sirkulasi peredaran darah, vertigo, penyebab lain seperti: pengaruh obat, anemia defisiensi besi, gangguan saraf, dehidrasi, hipolglikemia dan lainnya.  (Syahru, 2017)

Vertigo adalah salah satu penyebab pusing. Vertigo merupakan perasaan yang abnormal mengenai adanya gerakan penderita terhadap sekitarnya atau sekitarnya terhadap penderita, tiba-tiba semuanya terasa berputar atau bergerak naik turun di hadapannya. Penyebab vertigo terbanyak adalah gangguan pada leher.

Gangguan leher ini ditimbulkan adanya pengapuran pada tulang leher yang menyebabkan vertigo. Tulang leher sebagai penyangga kepala ketika mengalami gangguan menyebabkan rasa terhuyung atau sempoyongan. Gangguan leher terjadi umumnya akibat pola hidup atau pola kerja tidak seimbang. Stress atau tekanan akibat pola kerja tak seimbang ini memungkinkan tidak adanya kesempatan berolahraga maupun relaksasi (Fransiska, 2011).

Ditambahkan oleh Akbar (2013) bahwa rasa pusing atau vertigo disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh yang mengakibatkan ketidakcocokan antara posisi tubuh yang sebenarnya dengan apa yang dipersepsi oleh susunan saraf pusat.

2. Sakit Kepala

Pengertian Sakit Kepala

Sakit kepala adalah gangguan yang menimbulkan rasa nyeri di kepala dan dapat menjalar ke organ lain di sekitarnya. Sakit kepala atau nyeri kepala adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai kedaerah belakang kepala (area oksipital dan sebagian daerah tengkuk).

Penyebab Sakit Kepala

Menurut penelitian Straube, Heinen, Ebinger et al (2013), secara umum, kami dapat membagi faktor resiko ke dalam kategori pola hidup, bersekolah dan kejiwaan. Penyebab khas yang sering ditemukan dari faktor-faktor pola hidup yaitu meliputi: Konsumsi kafein, konsumsi alkohol, merokok, kurangnya aktivitas fisik. (Jatmiputri, 2017)

Rangsang nyeri bisa disebabkan oleh adanya tekanan, traksi, displacement maupun proses kimiawi dan inflamasi terhadap nosiseptor-nosiseptor pada struktur peka nyeri di kepala. Jika struktur tersebut yang terletak pada atau pun diatas tentorium serebelli dirangsang maka rasa nyeri akan timbul terasa menjalar pada daerah didepan batas garis vertikal yang ditarik dari kedua telinga kiri dan kanan melewati puncak kepala (daerah frontotemporal dan parietal anterior).

References

Amin, M., & Lestari, Y. A. (2020). Pengalaman Pasien Vertigo Di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Timur. Jurnal Kesma Asclepius Vol.2 No.1, 22-30.

Jatmiputri, S. S. (2017). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Nyeri Kepala. Universitas Diponegoro, 7-20.

Syahru. (2017, November 5). Pusing. Pusing, pp. 1-7.

Hasya Syilmi ed NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *