Search in:

KETERKAITAN ANTARA MAKANAN HALAL DAN HARAM DENGAN PENYAKIT

Allah SWT berfirman dalam al Qur’an surat Al-Maaiddah: 88; “ dan makanlah yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”.

 

Ayat tersebut diatas jelas-jelas telah menyuruh kita hanya memakan makanan yang halal dan baik saja, suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, yang dapat diartikan halal dari segi syariah dan baik dari segi kesehatan, gizi, estetika dan lain sebagainya.

 

Allah SWT berfirman yang artinya, “Wahai para rasul makanlah dari yang baik dan beramal salehlah”. Allah berfirman yang artinya.” Hai orang-orang  yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepadaNya saja kamu menyembah”. (Qs.Al-Baqarah :172).

 

Makanan halal maupun haram sama-sama memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seseorang, dalam akhlak, kehidupan hati, dikabulkan doa, dan sebagainya.

 

Orang yang senantiasa memenuhi dirinya dengan makanan yang halal, maka akhlaknya akan baik, hatinya akan hidup dan doanya akan dikabulkan. Sebaliknya, orang yang memenuhi dirinya dengan makanan yang haram maka akhlaknya akan buruk, hatinya akan sakit, dan doanya tidak dikabulkan. Dan, seandainya saja akibatnya itu hanya tidak dikabulkannya doa. Maka itu sudah merupakan kerugian yang besar. Sebab, seorang hamba tidak terlepas dari kebutuhan berdoa kepada Allah SWT meskipun hanya sekejap mata.

 

Konsep Islam dalam makanan sesungguhnya sama dengan konsep Islam dalan hal lainnya, yaitu konsep yang menjaga keselamatan jiwa, raga dan akal. Makanan yang halal diperbolehkan karena bermanfaat bagi akal dan badan. Sebaliknya, makanan yang buruk tidak diperbolehkan karena akan merusak akal dan badannya.

 

Bersyukur kepada Allah artinya hati mengakui bahwa rezeki itu dari Allah semata, lisan mengucapkan syukur dan memohon pertolongan kepada Allah agar dirinya senantiasa dapat melakukan ketaatan kepada Allah. Bila seseorang dapat merealisasikan syukur, niscaya akan hilanglah akhlak buruk dan kufur nikmat dari dirinya. Sehingga nikmat Allah itu menjadi  penegak kehidupan bahagia. Namun bila tidak, nikmat itu justru menjadi istidraj.

 

Sesuatu yang halal itu sudah jelas, demikian pula yang haram, namun diantara keduanya ada perkara syubhat. Maknanya adalah yang halal itu jelas, tidak meragukan, sebagaimana yang haram juga jelas, tidak meragukan. Di antara keduanya ada barang yang syubhat yang kebanyakan manusia terjerumus ke dalamnya dan mereka tidak tahu apakah itu halal atau haram. Maka, sikap seorang muslim ada di antara tiga hal ini, mengambil yang halal, meninggalkan yang haram dan berdiam diri dari yang syubhat sampai jelas hukumnya.

 

Hal ini dalam rangka menjaga diri dari kehormatan, karena mengambil sesuatu yang akan menjadikan ia mengambil sesuatu yang haram secara bertahap, sebagaimana juga orang yang meremehkan dosa-dosa kecil lambatlaun ia akan terjerumus ke dalam dosa besar. ( Dosen Gizi Ibu Fathimah, S.Gz., MKM)

 

10 thoughts on “KETERKAITAN ANTARA MAKANAN HALAL DAN HARAM DENGAN PENYAKIT

amazon ugly christmas sweater

Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as
though you relied on the video to make your point.
You obviously know what youre talking about, why throw away your intelligence on just posting videos to
your blog when you could be giving us something enlightening to read?

Reply
Naomi Osaka latest info

I was excited to uncover this page. I want to to thank you for your time just for this wonderful
read!! I definitely savored every bit of it and I have you saved
as a favorite to look at new information in your website.

Reply
sloth hiking team t shirt

Pretty component of content. I just stumbled upon your website
and in accession capital to claim that I get in fact
enjoyed account your weblog posts. Any way I’ll be subscribing
to your augment or even I achievement you access consistently quickly.

Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *