Search in:

Praktikum Perdana Survey Konsumsi Pangan

Pengertian Survey Konsumsi Pangan

Survey konsumsi pangan merupakan serangkaian kegiatan pengukuran konsumsi makanan pada individu, keluarga dan kelompok masyarakat dengan menggunakan pengukuran yang sistematis, menilai asupan zat gizi dan mengevaluasi asupan zat gizi sebagai cara penilaian status gizi secara tidak langsung (Kemenkes RI, 2018).

Pengertian Weighed food record

Weighed food record merupakan metode survey konsumsi pangan dengan teknik penimbangan dan pencatatan makanan yang dilakukan oleh responden. Pada metode ini responden melakukan pencatatan pada formulir yang telah disediakan (Kemenkes RI, 2018).

Berikut ini contoh formulir weighed food record.


Sumber Survey Konsumsi Pangan Kemenkes RI 2018

Kelebihan Metode weighed food record :

  1. Data yang didapatkan akurat
  2. Data kuantitatif responden dapat diketahui dalam sehari
  3. Mengurangi bias karena keterbatasan ingatan responden

Kelemahan Metode weighed food record :

  1. Membutuhkan tingkat kerjasama yang tinggi dalam mencatat, menimbang semua makanan yang dikonsumsi dalam periode tertentu.
  2. Sangat membebani responden harus menimbang, mencatat semua makanan yang dikonsumsi dalam periode tertentu.
  3. Tidak cocok untuk responden yang buta huruf
  4. Membutuhkan waktu yang cukup lama.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi bisa melakukan praktikum Survey Konsumsi Pangan dengan tema weighed food record dapat dipelajari pada semester 3 hal ini bertujuan agar setiap mahasiswa mampu melakukan pencatatan penimbangan semua makanan yang dikonsumsi oleh pasien dengan baik dan benar.

Praktikum survey konsumsi pangan ini didampingi oleh dosen Ibu Fathimah, S,Gz, MKM dan dua Laboran Gizi. Mahasiswa begitu semangat dalam melakukan penerapan metode weighed food record.

One thought on “Praktikum Perdana Survey Konsumsi Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *