Search in:

Peran Gizi dalam Mencegah Wabah Ebola Tahun 2020

Saat ini bumi kita sedang tidak baik-baik saja, belum selesai wabah COVID-19, ada berita mengejutkan dari World Health Organization (WHO) pada 1 Juni 2020, pada dasarnya Ebola dan COVID-19 memiliki kesamaan yaitu sama-sama merupakan virus bedanya virus ebola ini merupakan famili Filoviridae. Virus Ebola merupakan penyakit dengan tingkat keparahan yang tinggi. Penyakit ini menginfeksi manusia dan primate. WHO menyampaikan bahwa angka mortalitas yang disebabkan virus ebola cukup tinggi yaitu berada dikisaran 25-90%.

Penyebabnya virus ini

Penyakit ini disebabkan oleh virus Ebola yang awalnya ditemukan pada hewan, seperti monyet, pritama dan lainnya. Virus Ebola disebarkan melalui kontak langsung darah atau cairan tubuh pengidap seperti urine, tinja, air liur, serta air mani, dengan hidung, mata, mulut, atau luka terbuka pada orang sehat. Pada umumnya gejala saat terkena virus Ebola yaitu: demam, nyeri kepala, menggigil, lemah, mual dan muntah, diare dengan darah, mata merah, nyeri dada, batuk, penurunan berat badan, pendarahan dari mata, telinga, hidung, dan anus.

Hingga saat ini belum ditemukan pengobatan yang tepat untuk menyembuhkan penyakit Ebola dan COVID-19. Pengobatan yang diberikan biasanya untuk mendukung peningkatan sistem kekebalan tubuh. Melakukan pencegahan adalah solusi terbaik dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Gizi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan system kekebalan tubuh.

Peranan Gizi dalam Mencegah Wabah Ebola

Menerapkan gizi seimbang dengan konsumsi vitamin dan mineral yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh diantaranya: Vitamin A,C, E, Zat Besi (fe), Zinc dan Selenium. Sumber vitamin A diantaranya ada wortel, bayam, telur, susu, ikan. Sumber Vitamin C diantaranya ada papaya, tomat, jambu, jeruk, brokoli. Sumber vitamin E diantaranya telur, tauge, tahu, tempe. Sumber zat besi diantaranya bayam, wortel, hati ayam/sapi, daging ayam/sapi, tempe dan tahu.

Sehingga masyarakat bisa memahami tentang pentingnya gizi seimbang dan zat gizi dalam makanan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka serta berapa banyak jumlah makanan yang dibutuhkan oleh mereka dalam sehari. Adanya edukasi gizi ini tentunya dengan penuh harapan Indonesia bisa bebas dari penyakit COVID-19 dan terhindar dari wabah yang baru muncul kembali virus Ebola.

Arih ed NH

Baca juga Kenali Norovirus dalam Dunia Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *