Search in:

Pahami Cara Membaca Label Makanan dengan Benar

Informasi Kandungan Nilai gizi pada label makanan merupakan sarana untuk mendorong kita dalam memilih makanan yang sehat saat berbelanja, namun apakah kita sudah benar-benar memperhatikan label tersebut? Apakah kita sudah bisa membaca dan memahami nya? Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kluwer, sebanyak 52,5% konumen tidak membaca label bahan makanan dan sebesar 60% warga asia-pasifik memimpin dunia dalam kurangnya pemahaman terhadap pembacaan label makanan, padahal label makanan mengandung informasi nutrisi penting yang berguna bagi kesehatan dan berkontribusi dalam memilih makanan yang sehat (1)

Yuk kita simak bagaimana cara membaca label makanan yang benar:

1.Serving Size

Serving size merupakan seberapa banyak takaran dalam 1 kali penyajian atau dalam 1 porsi makan. Perlu kita ketahui, bahwa semua informasi nutrisi pada label makanan adalahberdasarkan 1 kali penyajian, dalam artian  jika kita makan dua kali lipat takaran saji yang tercantum dalam kemasan, maka untuk menghitung kalori dan nutrisi lainnya perlu digandakan (2)(3).

2.Serving per Container

Bagian ini menunjukkan berapa banyak porsi dalam 1 kemasan. Misal dalam 1 kemasan berat makanan adalah 110 gram dan serving size sebesar 12 gram, sehingga serving per container  adalah 9.

3.Energi

Bagian ini merupakan jumlah energi yang akan dikonsumsi dalam satu porsi makanan. Mengetahui berapa banyak energi yang dikandung makanan membantu kita memantau asupan kalori kita. Perlu diingat bahwa kebutuhan energi setiap orang berbeda beda tergantung usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, dan tingkat aktivitas fisik (2)(3).

4.Persen AKG

Persentase AKG merupakan singkatan dari Angka Kecukupan Gizi, yaitu kecukupan rata-rata zat gizi setiap hari bagi semua orang menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh serta aktifitas tubuh untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal (4). Bagian ini memberitahu kita bagaimana kandungan nilai gizi dalam satu takaran saji / 1 porsi makanan yang tertera berkontribusi pada kebutuhan kita. Sebagai contoh %AKG pada lemak total menunjukkan nilai 7%, maka bila mengonsumsi sesuai takaran saji, kebutuhan lemak total kita sudah terpenuhi sebanyak 7% (Perlu diingat bahwa kebutuhan gizi masing-masing orang berbeda beda ya, sesuai dengan usia, jenis kelamin dan ukuran tubuh. Kebutuhan yang tertera dalam makanan kemasan biasanya didasarkan pada kebutuhan 2.150 kkal).

5.Kandungan Gizi

Bagian ini merupakan jumlah kandungan pada masing-masing zat gizi dalam satu takaran saji.

Selain membaca label makanan dengan benar jangan lupa untuk membatasi makanan yang mengandung terlalu banyak lemak total terutama lemak jenuh dan lemak trans, kolesterol, atau natrium karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif dan jangan lupa untuk meningkatkan makanan makanan yang mengandung tinggi serat serta berbagai vitamin (2). Yuk mulai biasakan diri untuk membaca label gizi sebelum membeli makanan.  

1.Kluwer W. Food label reading : Read before you eat. J Educ Health Promot. 2018;90–1.

2.FDA. Using the Nutrition Facts Label [Internet]. Available from: https://www.fda.gov/files/food/published/Using-the-Nutrition-Facts-Label–A-How-To-Guide-for-Older-Adults-PDF.pdf

3.Group TPM. How to Read the Food Label. 2002; Available from: https://mydoctor.kaiserpermanente.org/ncal/Images/90200 R7-11 CL_tcm75-24258.pdf

4.Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI. 2019.

Lulu ed NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *