Search in:

Senyawa-Senyawa pada Coklat yang Bermanfaat Untuk Kesehatan Mental

Coklat merupakan olahan makanan yang berasal dari biji kakao yang memiliki rasa pahit sehingga biji kakao perlu difermentasi beberapa waktu untuk menghasilkan rasa dan aroma yang otentik. Coklat dapat diolah menjadi berbagai campuran makanan seperti permen, selai, kue, dan lain sebagainya. Hampir semua kalangan umur menyukai rasa yang khas dari coklat. Selain rasanya yang enak coklat juga terkenal memiliki kandungan senyawa antioksidan dan flavonoid. Kedua senyawa tersebut berfungsi sebagai agen penangkal radikal bebas yang dapat merusakan suatu organ, jika terjadi dalam kurun waktu yang panjang. Jumlah radikal bebas dalam tubuh dalam jumlah yang tak terkendali dapat memicu tumbuhnya sel kanker pada bagian tubuh tertentu.

Kandungan Senyawa Pada Coklat

Selain senyawa antioksidan coklat juga memiliki beberapa kandungan senyawa aktif seperti alkaloid-alkaloid theobromine, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. dark coklat, kue cokelat tanpa pemanis, dan bubuk kakao mengandung lebih banyak teobromin daripada cokelat susu dan sirup cokelat. Misalnya, 50 g cokelat susu mengandung sekitar 75 mg theobromine, sedangkan dark coklat dengan berat yang sama dapat mengandung hingga 220 mg theobromine

Berikut merupakan kadar zat aktif pada coklat

  1. Teobromin, pada buah 0,9-3%, pada kulit ari 0,19-2,98%
  2. Kafein pada biji 0,05%-0,36% selain itu minyak/mentega coklat
  3. Biji segar mengandung polifenol yang larut air (epikatekol, leukoantosianin dan antosianin) 5-10% yang terdekomposisi selama pemrosesan
  4. Tanin terkondensasi dan senyawa atsiri( 84 jenis)

Fakta Senyawa-Senyawa Pada Coklat

Efek Senyawa-Senyawa pada Coklat dalam Meningkatkan Mood

Kandungan kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak terutama senyawa teobromin. Perlu diketahuai serotonin merupakan salah satu zat kimia di otak yang bertugas sebagai pembawa pesan antarsel saraf otak. Serotonin ini dipercaya dapat membuat mood lebih baik dan menjaganya sepanjang hari. Kadar serotonin yang tinggi dapat membuat suasana hati senang dan bahagia. Selain serotonin coklat juga mengandung beberapa senyawa lain dengan aktivitas biologis yang potensial diantaranya yaitu amina biogenik seperti serotonin, triptofan, feniletilamin, tirosin, triptamin dan tiramin. Menurut Mukhlidah H.S. (2011) senyawa alkaloid banyak ditemuan pada coklat seperti theobromin dan feniletilamin yang secara psikologis memberikan efek pada tubuh. Cokelat juga mengandung asam amino triptofan yang berkaitan dengan kadar serotonin pada otak. Triptofan merupakan prekursor neurotransmiter serotonin yang mempengaruhi mood dan suasana hati

Berdasarkan hasil penelitian Laveda dan Yosef (2013) terhadap tingkat kecemasan mahasiwa yang akan melakukan ujian. Hasil yang dijelaskan dalam penelitian tersebut yakni terjadi penurunan tingkat kecemasan pada mahasiswa pra ujian yang mengkonsumsi coklat dibandingkan dengan subjek tanpa konsumsi coklat. Tingkat kecemasan yang turun dipengaruhi oleh adanya senyawa feniletilamin dan anandamide. Senyawa tersebut terkandung dalam cokelat yang kemudian dapat merangsang otak untuk memproduksi dopamin dan melepaskan lebih banyak β-endorphine yang mendorong timbulnya rasa senang.

Indahtul Mufidah

Daftar Pustaka

Claresta, L. J., & Purwoko, Y. (2017). Pengaruh Konsumsi Cokelat Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Praujian. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 6(2), 737–747.

Nehlig, A. (2013). The neuroprotective effects of cocoa flavanol and its influence on cognitive performance. British Journal of Clinical Pharmacology, 75(3), 716–727.

Scholey, A., & Owen, L. (2013). Effects of chocolate on cognitive function and mood: A systematic review. Nutrition Reviews, 71(10), 665–681.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *